Pengaruh Buruk Terhadap Tubuh Akibat Kurang Tidur

Tidur merupakan perilaku alamiah yang dikaruniakan Tuhan atas tubuh manusia agar performa nya tetap terjaga. Tidur adalah mekanisme tubuh untuk mengistirahatkan sebagian besar organ, di mana kondisi “off” itu diperlukan agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memperbaiki sel sel yang rusak ketika seseorang melakukan aktivitas keseharian. Itu sebabnya jika seseorang kurang tidur, dia akan mengalami pengaruh buruk atas kesehatan tubuhnya. Berikut ini 6 Pengaruh buruk tersebut:



1. DAYA TAHAN TUBUH MELEMAH 

Ketika seseorang tidak memiliki waktu tidur yang cukup, maka tubuh orang tersebut belum cukup waktu dalam memperbaiki sel tubuh yang rusak akibat aktifitas yang dia lakukan. Artinya ketika bangun tidur, sel-sel tubuh yang rusak belum seluruhnya dipulihkan. Kinerja tubuh akan berkurang pada kondisi demikian kuman penyakit dan virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh.
 
2. BERISIKO TERKENA STROKE DAN PENYAKIT JANTUNG

Menurut Kazuo Eguchi dari Universitas Medis Jichi yang dikutip dari Jurnal Asosiasi Medis Amerika menyimpulkan bahwa bergadang dapat memicu serangan jantung dan menimbulkan stroke. Dalam penelitian itu ditemukan 99 kasus penyakit kardiovaskuler pada orang yang kurang tidur dalam 7,5 jam. Tak hanya itu, tekanan darah mereka juga naik pada malam hari dan merasa sakit pada jantung. Hasil penelitian lainnya dari American Academy of Sleep Medicine (AASM) lewat juru bicaranya sanjeev Kothare, MD, menyampaikan bahwa begadang dapat menyebabkan seseirang menjadi suka ngemil. Tentu saja ngemil makanan instan itu enggak sehat. Beresiko terjadinya penyumbatan di pembuluh darah yang juga mengakibatkan kolestrol. Nah jadi jika kolestrolmu tinggi, bisa berdampak stroke berapapun usiamu.

3. MEMPENGARUHI TINGKAT KESTABILAN EMOSI

Secara medis ketenangan atau kondisi rileks ditandai dengan pelepasan endorphin dari dalam tubuh. Begadang dapat menyebabkan pelepasan hormon tersebut tidak sempurna. Sehingga susunan saraf pusat yang mengatur emosi seseorang pun terganggu. 

4. KEGEMUKAN

Hasil penelitian Unoversitas Otago, Selandia Baru, menyebutkan begadang juga dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Awalnya tubuh yang tak bugar akan membuat seseorang enggan melakukan aktifitas fisik. Kalori dalam tubuhpun menjadi menimbun menjadi lemak. Selain itu juga, begadang pun akan memicu hormon yang meningkatkan keinginan makan.

5. MEMICU RESIKO DIABETES DAN DARAH TINGGI

Didalam tubuh seseorang ada yang disebut dengan sekresi alias pengeluaran hormon insulin yang berfungsi untuk memecah gula. Begadang bisa menyebabkan hormon ini melemah dan bekerja secara tidak sempurna.  Menurut riset yang dilakukan oleh University of Chicago, Amerika serikat keseimbangan metabolisme tubuh akan terganggu jika kamu begadang selamu 3 hari berturut-turut. Gula yang harusnya diubah menjadi energi menumpuk dalam darah. Tingginya kadar gula dalam darah itulah yang menyebabkan Diabetes mellitus. Tak hanya beresiko diabetes meningka, tekanan darah tinggi juga jadi resikonya.

6. MEMICU PENUAAN DINI/KERIPUT DI KULIT

Bukan menjadi rahasia lagi kalau peremajaan kulit berlangsung saat tidur. bayangkan jika kamu begadang proses ini pastinya akan terganggu.